Rasa capek ini menghampiriku

Mama...Papa...terkadang aku merasa capek,semangat aku hilang,aku merasa aku udah gak bisa.Tapi dilain sisi aku harus meraihnya,melakukannya dengan maksimal,demi masa depanku nanti.
Ma...Pa...aku gak salah kan kalau aku merasakan hal ini?Sungguh aku lagi butuh kalian,ingin berada diantara kalian.Setidaknya dengan mendengar suara kalian saja,aku merasa lebih tenang.
Ternyata hidup itu memang susah yaa ma...pa...Disini aku mulai menyadarinya.Disini aku benar-benar hidup sendiri.Semuanya aku urus sendiri,serasa hidup sebatang kara.Tapi itu memang benar kan,kalian semua,keluargaku,jauh disana dan aku berada di perantauan,di negeri orang yang sangat asing bagiku.
Disaat pagi aku terjaga,bersiap untuk berangkat,sarapan tak lagi tersedia di atas meja seperti biasanya.Dulunya bisa sarapan apa saja,terserah aku.Biasanya mama bangun subuh demi masakin aku nasi goreng,supaya aku gak kelaperan.Tapi disini cukup dengan segelas susu coklat atau teh hangat ditambah sepotong roti.Bahkan terkadang aku tidak sarapan karena telat dan tidak punya waktu untuk menyiapkannya.
Siang menjelang,waktu istirahat aku terkadang hanya makan dua sampai tiga potong roti yang ku bawa dari rumah.Dulu disaat aku masih bersama kalian,bekal selalu ku bawa,masakan mama ataupun nenek.Kalaupun makanan tidak ada,mama selalu menambah uang jajan agar aku bisa membeli sebungkus nasi.Mama selalu gak mau perut aku kosong.Mama khawatir nanti aku sakit.
Waktunya pulang,aku membereskan semua perlengkapanku,bergegas pulang.Kepanasan dan kedinginan.Aku teringat,dulu aku selalu menunggu di sekolah.Menunggu mama dan papa menjemputku disaat aku tidak membawa kendaraan pribadi.Aku sadar,aku begitu manja,aku gak mau pulang pergi naik angkot.Maunya diantar dan dijemput,minimal bawa motor atau mobil sendiri.Sekarang itu udah gak ada lagi,gak ada apa-apa sekarang.Pulang pergi naik kendaraan umum.
Dulu biasanya pulang sekolah bisa mampir makan dulu,beli sate,mie rebus,kebab atau minuman kesukaanku.Mama dan papa selalu turutin itu,walau terkadang gak juga sih.Tapi itu karena kalian gak punya waktu.Sekarang aku gak begitu lagi.Pulang cepat ke rumah untuk makan,supaya pengeluaranku tidak begitu besar.Sesampai dirumah aku harus masak dulu karena makanan di atas meja sudah tak tersedia lagi.Dulu sesampai rumah,tinggal buka lemari,makanan langsung terlihat.Sekarang waktu dibuka semuanya bahan mentah.
Setiap minggu belanja kebutuhan,cek tabungan,menghitung berapa lama lagi aku bisa bertahan dengan sisa uang yang ada.
Disaat aku sadar itu tidak cukup,aku mencari banyak lowongan kerja.Alhamdulillah liburan kemaren aku kerja,setidaknya bisa menutupi kebutuhanku.
Tapi saat ini aku tidak bekerja lagi.Aku takut sekolahku berantakan.Aku ingin cepat tamat dengan nilai yang memuaskan.Aku ingin cepat bekerja dan membahagiakan kalian.Aku ini seorang kakak,adek-adeku pasti membutuhkanku.
Ma...Pa...perjuanganku disini tidaklah mudah.Aku berjuang bersama teman-temanku.Kadang hati ini juga ikutan sedih disaat satu persatu dari mereka memutuskan untuk balik.Hatiku gundah dan bertanya.Pertanyaan itu membuatku takut."Apa hal itu bakal terjadi denganku?Aku kembali tanpa sebuah keberhasilan." Ma...Pa...aku gak mau hal itu terjadi,aku pasti dan bakal pulang dengan kesuksesanku.Kalaupun aku pulang disaat aku masih sekolah,itu bukan berarti aku tak kembali lagi kesini.Aku pulang sekedar melepas rinduku dengan kalian.Setelah itu aku kembali lagi dan berjuang lagi sampai aku benar-benar pulang untuk selamanya dan berkumpul lagi bersama kalian.
Aku sadar,aku dulu begitu manja,mau menang sendiri,sama adek pun aku gak mau kalah.Minta ini minta itu sesukaku,gak peduli harganya berapa.Bisa-bisanya aku juga cemburu dan iri dengan adeku sendiri.Aku tidak memanfaatkan waktu yang ada disaat aku bersama kalian.Aku malah ingin berkuliah jauh agar aku bisa bebas melakukan apapun yang aku mau.Pergi bersama temanku,jalan,liburan dan bersenang-senang.Aku gak mau dirumah terus,karena mama papa melarangku untuk keluyuran,jalan bersama teman untuk hal yang tidak penting.Mama papa gak suka itu.
Disini aku sadar,ternyata mencari uang itu sulit,gak gampang.Berada di rumah lebih enak dan nyaman.

No comments:

Post a Comment

The Virtual Friend - Akhirnya Terbit!

[literally as writer] Menunggu adalah hal yang paling membosankan. Tapi, ternyata tidak semua hal yang berhubungan dengan penantian itu me...